Seorang gadis
berjalan di tengah salju turun, gadis itu memakai jaket yang tak terlalu tebal
dan tak memakai sarung tangan sehingga tangan nya menjadi biru. Gadis itu duduk
di bangku taman, dan tak lama kemudian ada seorang pria yang terlihat iba
melihat gadis itu sehingga pria itu duduk di samping gadis itu.
“Siapa namamu?”Tanya pria itu
“namaku Dahlia”jawab gadis itu
“oh… kenalkan namaku Carter”kata pria itu, Dahlia hanya
mengangguk
“Apa yang kau lakukan disini?”Tanya Carter lagi
“aku sedang mencari kekasihku”
“Kemana kekasihmu pergi?”
“Entahlah, ia mengalami kecelakaan pesawat pada tahun 2009”
“bukankah banyak rumor, bahwa kecelakaan pesawat itu
menewaskan semua penumpang dan pilotnya?”
“Jangan bilang seperti itu! Kekasihku belum meninggal!”
“ok…ok… maaf kan aku” mereka terdiam selama beberapa menit,
dan Dahlia menengok dan menatap mata carter
“Kau memiliki mata yang indah seperti kekasihku”kata dahlia
“benarkah?”
“ya, Kau membuatku teringat pada kekasihku”
“apakah itu burk, membuat mu teringat pada kekasihmu?”
“tidak, aku jadi ingin memiliki mata itu sehingga aku bisa
menatap matamu seperti menatap mata kekasihku”. Carter tersenyum, Dahlia masih
menatap carter tetapi tatapannya semakin menyeramkan.
“jangan beredip, yang kuinginkan adalah matamu”.
Keesokan harinya di temukan mayat seorang pria di bangku
taman dengan keadaan tanpa mata, dan polisi masih belum menemukan pelaku
pembunuhnya.
Seorang gadis
sedang berjalan di tengah salju yang turun, dan seorang pria menghampirinya.
“Apa kau tidak kedinginan? Oh ya namaku Albert”
“Albert? Nama yang indah seindah senyuman mu, kau
mengingatkanku pada kekasihku”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar