Namaku Stella, aku
seorang yang sangat menyukai hal-hal yang berbau horror. Bahkan, aku mengoleksi
beratus-ratus foto,video,poster,film,cerita yang berbau horror, jika aku
menemukan hal-hal yang berbau horror aku akan menyimpannya. Ibuku selalu
memarahiku karena kebiasaanku yang suka mengoleksi hal-hal yang berbau horror,
ibuku bilang bahwa tak sepantasnya seorang gadis mempunyai kebiasaan seperti
itu. Tapi apa dayaku memang ini yang paling kusukai bukan?.
Suatu malam aku
sedang mencari sebuah video yang berbau horror lagi di komputerku, ibuku
mengetuk pintu kamarku dan masuk.
“Ya tuhan! Stella, kau masih saja dengan kebiasaan
burukmu!”Marah ibuku
“Ibu, kebiasaan buruk apa?”
“Kau masih saja fanatic dengan hal-hal yang berbau horror, kau boleh suka Stella tapi jangan sampai berlebihan seperti ini!”
“Iya iya ibu cerewet banget sih!”
“ya sudah, ibu dan ayah akan pergi ke sebuah pesta. Dan mungkin kami akan pulang sangat larut malam jaga dirimu baik baik. Kau tidak takut kan Stella?”
“Tentu saja tidak ibu! Aku seorang gadis yang pemberani”
“Baiklah… jaga rumah ya?” kata ibuku sambil keluar kamarku
“Iya bu”.
“Ibu, kebiasaan buruk apa?”
“Kau masih saja fanatic dengan hal-hal yang berbau horror, kau boleh suka Stella tapi jangan sampai berlebihan seperti ini!”
“Iya iya ibu cerewet banget sih!”
“ya sudah, ibu dan ayah akan pergi ke sebuah pesta. Dan mungkin kami akan pulang sangat larut malam jaga dirimu baik baik. Kau tidak takut kan Stella?”
“Tentu saja tidak ibu! Aku seorang gadis yang pemberani”
“Baiklah… jaga rumah ya?” kata ibuku sambil keluar kamarku
“Iya bu”.
Setelah ibu pergi
aku melanjutkan mencari video yang amat sangat menyeramkan, aku mencari dan
akhirnya menemukan video yang berjudul “Curse of the Video (Don’t Watch IT!)”
lalu aku mendownload video ini dan butuh beberapa menit lamanya mendownload
video ini. Dan beberapa menit kemudian aku telah selesai mendownload video ini
dan langsung membukanya.
Video itu
menampilkan beberapa anak kecil yang sedang tersenyum kearah kamera video dan tiba-tiba
anak kecil itu menjerit dan lampu nya mati, tak lama kemudian anak kecil itu
kembali tersenyum tetapi mata anak itu tidak ada dan hanya ada rongga mata yang
tanpa ada bola mata dan terus mengeluarkan darah. Dan setelah itu videonya
selesai dan memunculkan tulisan yang bernoda darah “BERIKUTNYA ADALAH KAMU”.
‘huh! Kata kata itu takkan membuatku takut videonya juga. Dan itu takkan terjadi
padaku!’ fikirku. Tiba-tiba lampu kamarku mati!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar