Mereka semua
mengataiku Monster, tapi aku bukan monster, aku hanya seorang gadis biasa yang
tinggal di sebuah rumah yang biasa juga. Tapi, aku tinggal sendirian dan tak
pernah keluar rumah. Aku hanya keluar rumah pada malam hari saja, yah… jika
kalian menanyakan kenapa, aku akan menjawab itu adalah hobi ku.
Suatu malam, aku
bertemu seorang pria bernama Jake. Dia sangat menawan sampai sampai aku
menyukainya, dan ternyata dia menyukaiku juga. Tak lama kemudian, kami pun
menjadi sepasang kekasih.
Aku sudah pernah
diajak oleh Jake untuk pergi kerumahnya, dan aku sering pergi ke rumahnya.
Terkadang ia bertanya, kenapa aku jarang membawanya kerumahku. Jujur saja, aku
tak mau membawa orang-orang kerumahku. Karena, setiap mereka masuk kerumahku
mereka mengetahui rahasia kecilku, sehingga aku menjadi jengkel dan marah. Dan
akhirnya aku tidak pernah bertemu dengan orang-orang yang telah mengetahui
rahasia kecilku.
Jake selalu saja
memaksa untuk pergi ke rumahku, dan akhirnya aku menyetujuinya dia pun sangat
senang. Saat memasuki rumahku, dia sangat tercengang karena rumahku lumayan
besar tetapi hanya di tempati oleh aku seorang. Aku berkata kepada dia agar
jangan memasuki sebuah pintu yang berada di kamarku, dia mengangguk. Pintu itu
berada di dalam kamarku dan pintu itu berwarna merah, sedang kan kamarku catnya
berwarna putih. Disana lah aku menyimpan rahasia kecilku.
Kekasihku dan aku
menghabiskan malam di rumahku, dia ingin menemaniku karena aku sendirian di
rumahku. Saat itu kami sedang menonton
beberapa film dan aku ketiduran, saat itu aku bangun dan tak menemukan
kekasihku. Aku mendengar suara pintu yang terbuka, aku mengambil pisau di dapur
dan berjalan menuju arah suara itu. Dan tak lama kemudian aku mendengar suara
teriakan Jake dan itu berasal dari kamarku. Oh tidak! Dia sudah mengetahui
rahasia kecilk. Saat aku berada di kamarku aku mendapati Jake yang terduduk di
depan ruangan rahasia itu dan rahasia ku telah terbongkar.
“Kau Monster Eliza!”Kata Jake dengan nada ketakutan. Aku
berjalabn perlahan menuju Jake.
“Kau sudah mengetahui rahasia kecilku rupanya Jake, aku
sudah bilang. Jangan pernah masuk, tapi kau mengingkarinya”Kataku dengan nada
yang datar. Kemudian aku menikam jake bertubi-tubi dan memasukkan mayatnya
kedalam ruang rahasiaku.
Apakah kalian tahu kenapa aku di sebut monster?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar