Jumat, 07 Juni 2013

Escape


  “Hei… mau kan membantuku membersihkan bola di lantai 2?”Tanya Amarantha

Bad Idea





Kemarin, seorang temanku meneleponku. Dia John, seorang teman lama dari sekolah. Aku tidak berbicara dengannya selama bertahun-tahun, dan kami mulai bernostalgia tentang semua omong kosong kami yang menarik di SMA. Beberapa hari kemudian aku memutuskan untuk Menelfonnya kembali, dan melihat apakah kita bisa bersama-sama, mungkin pergi memancing atau sesuatu.

Boyfriend




    Seorang gadis berjalan di tengah salju turun, gadis itu memakai jaket yang tak terlalu tebal dan tak memakai sarung tangan sehingga tangan nya menjadi biru. Gadis itu duduk di bangku taman, dan tak lama kemudian ada seorang pria yang terlihat iba melihat gadis itu sehingga pria itu duduk di samping gadis itu.
“Siapa namamu?”Tanya pria itu
“namaku Dahlia”jawab gadis itu
“oh… kenalkan namaku Carter”kata pria itu, Dahlia hanya mengangguk
“Apa yang kau lakukan disini?”Tanya Carter lagi
“aku sedang mencari kekasihku”
“Kemana kekasihmu pergi?”
“Entahlah, ia mengalami kecelakaan pesawat pada tahun 2009”
“bukankah banyak rumor, bahwa kecelakaan pesawat itu menewaskan semua penumpang dan pilotnya?”
“Jangan bilang seperti itu! Kekasihku belum meninggal!”
“ok…ok… maaf kan aku” mereka terdiam selama beberapa menit, dan Dahlia menengok dan menatap mata carter
“Kau memiliki mata yang indah seperti kekasihku”kata dahlia
“benarkah?”
“ya, Kau membuatku teringat pada kekasihku”
“apakah itu burk, membuat mu teringat pada kekasihmu?”
“tidak, aku jadi ingin memiliki mata itu sehingga aku bisa menatap matamu seperti menatap mata kekasihku”. Carter tersenyum, Dahlia masih menatap carter tetapi tatapannya semakin menyeramkan.
“jangan beredip, yang kuinginkan adalah matamu”.
Keesokan harinya di temukan mayat seorang pria di bangku taman dengan keadaan tanpa mata, dan polisi masih belum menemukan pelaku pembunuhnya.
    Seorang gadis sedang berjalan di tengah salju yang turun, dan seorang pria menghampirinya.
“Apa kau tidak kedinginan? Oh ya namaku Albert”
“Albert? Nama yang indah seindah senyuman mu, kau mengingatkanku pada kekasihku”

Ferrari





Seorang pria tua melihat Ferrari di penjualan mobil bekas dan menanyakan harga mobil itu. Salesman itu tersenyum dan mengatakan ia akan memberikan kepada pria tersebut seharga $ 500. Pria itu membeli mobil langsung di tempat setelah mendengar kesepakatan yang sangat murah. Dia tidak akan pernah membuat keputusan buruk.

Not Considered





   Namaku Lisa, aku seorang anak bungsu dari 2 bersaudara, ayahku adalah seorang arsitek dan ibuku hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa, kakakku bernama Lucas dia sangat pandai sehingga ia mendapat beasiswa dari sekolahnya. Ayah dan ibuku hanya memuji Lucas dan tak pernah memujiku,

Kamis, 06 Juni 2013

Black Saturday





Itu semua yang bisa aku harapkan. lapangan penuh dengan gandum emas, melambai sedikit karena angin. Keluargaku telah pindah ke Texas Utara, dan kami sangat menikmati pertaniannya. Aku segera melakukan kegiatan rutinitasku, bangun pada saat subuh dan pergi ke ladang, sementara Johnny cenderung mengurus binatang. Selama jam-jam terakhir, aku akan bertukar pekerjaan dengan Johnny dan tidur. Aku tidak pernah tahu berapa lama dia butuh waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, tapi dia selalu ada, tidur setiap pagi. Aku fikri ia bekerja sepanjang malam, jadi aku tidak akan mengganggunya.

Dear Janice





   Janice, masihkah kau ingat saat kita pertama bertemu? Saat itu aku sedang membeli lagu Rock Metal dan kau tak sengaja menabrakku hingga kita berdua jatuh tersungkur, tertawa bersama karena kejadian itu dan kau langsung meminta maaf. Kau langsung meminta maaf dengan cara membayar CD lagu yang ku beli, aku berusaha menolaknya tetapi kau masih bersikukuh untuk melakukannya, aku tak bisa mencegahmu Janice.